Ini bukan pertama kalinya rindu hadir,rindu yang menyayat hati
Sampai detik ini sosokmu masih terbayang jelas dipikiranku
Kebersamaan yang dulu pernah ada diantara kita
membuat aku kerap kali meneteskan air mata
Kita dulu bagaikan sepasang sendal yang tak terpisahkan
namun sekarang kita seperti tak saling mengenal
Kamu berubah
Aku pun berubah
Kita berubah karena waktu
Kita berperilaku seolah saling membenci
Seandainya kamu tau bahwa hal itu sangat menyakitkan bagiku
Saat ini Kita seperti berada dipanggung sandiwara
dan aku menjalankan peran dengan setengah hati
Aku mencoba untuk tidak memperdulikanmu
Aku mencoba untuk tidak menghiraukanmu
seperti dirimu yang tak pernah hiraukan aku
Tapi sesungguhnya, aku tak mampu
Sering kali diam-diam aku memperhatikanmu dari kejauhan
Sering kali juga aku melihat kamu menyembunyikan kesedihanmu dibalik tawamu
Sering kali kamu memakai topeng seolah kamu baik-baik saja
Mungkin kamu tak pernah menyadari
bahwa hingga detik ini aku masih perduli terhadapmu
Rasa perduliku tak pernah berkurang sedikitpun
Setelah kau menorehkan luka itu pun
Aku masih tetap memperdulikanmu, aku masih tetap mencintaimu
Dan aku tahu cinta ku terhadapmu tak akan pernah terbalaskan
Kamu mencintai dirinya dengan begitu dalam
Hingga menutup hatimu untuk orang lain
Sejak awal aku sudah tau
bahwa aku tak akan pernah bisa menyentuh hatimu
Dirinya tak akan pernah tergantikan oleh siapapun
Dan aku pun sadar, bahwa aku tak sebanding dengan dirinya
Tetapi sungguh, aku tak pernah mengharapkan cinta ini terbalaskan
aku hanya ingin berada didekatmu
Menghiburmu dikala kesedihan menghampirimu
Namun sepertinya kamu tak mengharapkan kehadiranku dihidupmu
bahkan setelah banyak kenangan yang pernah kita lewati
Tak sedikitpun membuat aku cukup berarti dimatamu
Mungkin memang sudah seharusnya aku melupakan segala kenangan kita
Aku pun telah lelah mencintaimu dalam diam
Aku telah lelah menerima rasa sakit yang begitu hebat
saat berhadapan dengan dirimu
Jika saja kamu tahu
Setiap kali kita bertemu
Ada air mata yang memaksa untuk keluar
Karena itulah aku memasang topeng
seolah-olah aku membencimu
Padahal sebenarnya
Untuk melupakanmu saja sulit rasanya, apalagi harus membencimu
Sampai kapan pun aku tak akan pernah bisa membencimu
Ingin rasanya aku memutar waktu
Waktu dimana kita masih baik-baik saja
Waktu dimana hari-hariku dipenuhi dengan dirimu
Waktu dimana hanya ada canda tawa diantara kita
Maafkan aku ....
Maafkan aku karena telah jatuh cinta terhadapmu
Maafkan aku yang dengan lancang sering merindukanmu
Merindukanmu ditengah keheningan malam
Merindukanmu dikala senja menyapa
Merindukanmu disetiap hari-hariku
3 kata yang selalu aku tujukan untukmu "I Miss You"