Senin, 07 Juli 2014

I Miss You :')

Mencintaimu bukanlah sesuatu yang aku harapkan terjadi..
Aku tahu tahu pasti ini adalah kesalahan yang seharusnya tidak boleh terjadi.
Dan sebelum aku berhasil menyangkal cintamu lagi
Aku menyadari kau meninggalkan sesuatu ditanganku, sesuatu yang aku kenali sebagai harapan
Tetapi Aku tak ingin harapan itu datang lagi berkunjung di hati,diam beberapa waktu lalu meninggalkan aku dalam kesedihan yang berlipat-lipat
Namun kau hanya memelukku tanpa suara. Menggenggam erat tanganku seolah tak ingin melepasnya lagi.

Jatuh cinta itu bukan sesuatu yang bisa dicegah.
Apapun yang kau katakan, bagaimana pun kau menolaknya, cinta akan tetap berada disana menunggumu mengakui keberadaannya..
Tahu kah kamu mengapa bahagia itu sederhana? Karena duduk diam bersamamu saja telah membuatku bahagia.
Namun sayangnya, aku dan kamu seperti hujan dan teduh. Pernahkah kamu mendengar kisah mereka? Hujan dan teduh ditakdirkan bertemu namun tidak bisa bersama dalam perjalanannya. Seperti itulah cinta kita. Seperti menebak langit abu-abu.

Apakah kamu pernah menunggu seseorang yang kau sukai. Berharap dia memperhatikanmu? Berharap suatu hari nanti dia menyadari bahwa ada seseorang yang menyukainya, menyukainya diam-diam sampai akhirnya menyadari bahwa selama ini orang yang disukainya menyayangi orang lain..
Apakah ada yang lebih menyakitkan dari pada mencintai diam-diam? Tak ada. Kita bergelut dalam ketidakpastian dan asumsi-asumsi yang menyesakkan.

Begitukah makna sahabat? seseorang yang membuatmu rindu, membuatmu tersenyum diam-diam saat mengingatnya? Ataukah sebenarnya aku telah jatuh cinta padamu dalam kebersamaan hari-hari kita.
Selalu ada garis yang memisahkan perasaan cinta dan persahabatan. Seharusnya keduanya tidak menyebrang ke kawasan masing-masing. Sebab jika persahabatan dibawa terlalu jauh , benih-benih cinta akan muncul. Begitu pula jika cinta dibawa terlalu jauh , maka akan berakhir menjadi sebuah persahabatan atau lebih buruk lagi menjadi akhir persahabatan.
Seorang cewek tak akan bisa menjalin persahabatan murni dengan seorang cowok. Itu sudah hukum alam. Sebutan "Sahabat" atau "abang" hanyalah kamuflase dari perasaan yang sebenarnya.

Kenapa cinta yang datang semuanya berujung luka?
Bahkan tak ada yang lebih menyakitkan daripada menatap kedua mata orang yang kamu cintai lalu menemukan bayangan orang lain terpantul disana.
Tapi mengapa masih saja sulit melupakan meskipun sudah tersakiti?

Terkadang aku berharap dapat membaca hati orang. Melongok ke dalam senubari mereka, membaca apa yang tertulis disana. Menghirup dalam-dalam keraguan mereka, mengecap asa yang tidak diucapkan dan menggali alasan di setiap debaran perasaan mereka.

Aku suka ngeliat orang hebat dalam bermain gitar sambil bernyanyi, karena itu mengingatkan aku pada suaramu yang merupakan keteduhan bagiku. Bagi aku yang mencintaimu dalam diam.

Aku tak tau entah sejak kapan aku mulai menyakal artimu bagiku. Tetapi ketika kau pelan-pelan menjauh, tak menyisakan apapun kecuali perih yang menyayat hati.
Waktu selalu bisa mengubah seseorang, kebiasaan,tingkah laku bahkan juga perasaan.
Tetapi sayangnya rindu ini masih sama . Masih bercerita tentang mu.
Tentang kamu yang mengembangkan harapku. Kemudian berlalu. Tanpa tahu aku turut hilang bersama semua harapan itu.

Aku berhenti memikirkanmu. Tetapi aku tidak bisa berhenti merindukanmu. Rindu yang tak berujung karena bagaimanapun aku berusaha, rasa rindu itu tak akan pernah terbalas.

Mengapa kita tak bisa memindahkan masa lalu ke masa kini, lalu menjalaninya. Mengulang kisah yang sama. Terlebih ketika senyum jenaka mu yang berhasil membuat kemarahanku padamu yang tanpa alasan luluh seketika. Melebur membentuk sebuah rasa yang berbeda.

I remember everything about us.
It always the same : "I Miss you"
And very sorry, cause i didn't forget it.
I miss you. I miss you so much. That's it hurt..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar